Guru Indonesia, Siapkah Bersaing dengan Internet?

Tantangan yang akan dihadapi pendidik kedepan makin berat. Mengapa tidak arus kemajuan teknologi informasi yang makin pesat jika tidak diimbangi dengan strategi adaptasi akan mengakibatkan guru akan ketinggalan.
Sekarang kan lagi heboh-hebohnya dunia cyberspace, Masa kita ketinggalan zaman. Banyak juga teman-teman Guru yang sudah memanfaatkan Internet sebagai media belajar dari sekedar hanya browsing menggunakan google, friendster, chatting dan facebook, bahkan banyak juga teman-teman yang sudah aktif Nge-Blog (Blogging).
Bagaimana mengejar ketertinggalan salah satu kata kuncinya adalah belajar secara terus menerus memperbaharui diri. Apa jadinya jika kemampuan IT guru mampu dideteksi oleh siswa. Bukan mengatakan guru harus lebih pintar dari siswa.
Ya, guru harus melek internet. Tidak bisa tidak, perkembangan zaman menuntut guru untuk dapat meningkatkan kompetensinya, apalagi telah menyandang sertifikasi. Pastinya, kemampuan guru harus ditingkatkan dari hari ke hari demi peningkatan mutu pendidikan. Jangan sampai murid melek komputer dan internet, tetapi gurunya sangat tertinggal atau yang disebut gaptek (gagap teknologi).
Manusia itu harus mau berubah dan belajar terus menerus, tiada kata henti untuk belajar. Kesiapan untuk menghadapi perubahan merupakan pekerjaan besar yang harus dipersiapkan agar kita bisa bertahan akibat perubahan. Perubahan itu terjadi di luar dari diri kita dan tidak akan berkompromi dengan diri kita. Pante rei, menurut filsafat Yunani, segalanya bergerak, segalanya mengalir, dan segalanya berubah karena perubahan merupakan tanda kehidupan. Begitu pula dengan perkembangan teknologi, kian hari kian pesat kemajuannya.
Kita tidak akan menjadi orang yang merasa paling benar dengan pengetahuan sempit yang kita miliki. Dan yang paling penting, kita mampu mengakui kelebihan orang lain atau kelemahan diri sendiri yang pada gilirannya akan mendorong kita untuk memperbaikinya. Tentu tidak asing lagi bagi kita pernyataan bahwa “hanya orang yang pandai beradaptasi yang akan bertahan (survive) dan hanya mereka yang dinamis yang akan unggul (outstanding).” Kondisi survive atau bahkan outstanding ini dapat diraih siapa pun selama orang tersebut mau belajar.***








0 komentar:
Posting Komentar